Dr. SILAHUDDIN

BILA KONDISI GAWAT TERJADI DI RUMAH ANDA, BAGAIMANA PENANGANAN PERTAMANYA (bag. 2)? | 6 Maret 2013

Seri Gawat Darurat untuk umum 1

bismillah1

BHD Pada Anak kecil

Bantuan Hidup dasar pada anak kecil berbeda dengan orang dewasa dalam beberapa hal:

  1. Aktifasi sistem gawat darurat.
  2. Perabaan nadi.
  3. Cara kompresi (pijat) dada.
  4. Rasio RJP untuk 2 penolong.
  5. Posisi mantap (pemulihan) pada bayi.

images (1)

Ketika ada anak-anak yang jatuh dalam keadaan tidak sadar, maka  penanganan bantuan hidup dasar pada tahap danger dan respons (lihat seri sebelumnya) sama seperti pada dewasa. Oleh karena itu langsung kita mengaktifkan sistem gawat darurat dengan beberapa perincian.

 

Aktifkan Sistem Gawat Darurat

  1. Jika korban tidak ada respons dan penolong ada lebih dari 1 orang, minta tolong orang terdekat untuk menghubungi ambulan atau klinik atau rumah sakit.
  2. Jika korban tidak ada respons dan penolong hanya 1 orang:
  • Jika kondisi tersebut baru  atau disaksikan, segera hubungi ambulan, klinik atau rumah sakit.
  • Jika kondisi tersebut  tidak disaksikan, dan nadi tidak ada, lakukan RJP dulu selama 5 siklus atau kira-kira 2 menit lalu hubungi ambulan, klinik atau rumah sakit.

 

Circulation (Cek Nadi dan Pijat Dada)

Pada anak kurang dari 1 tahun, pengecekan nadi tidak dilakukan di daerah karotis, tapi pada siku tangan (arteri brakialis) atau pada pangkal paha (arteri femoralis). Pada anak lebih dari 1 tahun, diperlakukan sama dengan dewasa.

Jika nadi teraba, maka langsung menuju control airway.

Jika nadi tidak ada, segera lakukan RJP. Perbedaannya dengan dewasa terletak pada bagaimana pijat (kompresi) dada.

  1. Pada anak di atas 8 tahun sama dengan dewasa.
  2. Pada anak bayi (kurang dari 1 tahun)
  • Menggunakan 2 jari atau 2 ibu jari
  • Letak 2 jari satu tangan pada setengah bawah tulang dada (sternum) atau letakkan2 bu jari dari 2 tangan denga jari yang lain di bawah punggung bayi
  • Tekan sedalam 1.25 – 2,5 cm kemudian angkat tanpa melepas jari dari dada
  • Kecepatan 100 x per menit
  • Setelah 30 kompresi, buka jalan nafas dan berikan 2 kali nafas buatan sampai dada terangkat jika 1 penolong.
  • Kompresi dan nafas buatan dengan rasio 15:2 jika ada 2 penolong.

 unduhan (5)

 unduhan

images

  1. Pada anak umur 1 – 8 tahun.
  • Letakkan tumit satu tangan pada setengah bawah sternum, hindarkan jari –jari padalang iga.
  • Tekan dada sedalam 2,5 – 4 cm dengan kecepatan 100 kali per menit.
  • Setelah 30 kompresi, buka jalan nafas dan berikan 2 kali nafas buatan sampai dada terangkat untuk 1 penolong.
  • Kompresi dan nafas buatan dengan rasio 15:2 untuk 2 penolong.

 images (5)

 

Kontrol Jalan Nafas (Control Air Way) dan Pernafasan  (Breathing)

Setelah melakukan 30 kompresi (untuk 1 penolong) atau 15 kompresi (untuk 2 penolong), maka diberikan 2 nafas bantuan. Tekniknya hampir sama dengan pada dewasa.

images (2)

images

 

Posisi Mantap pada Bayi dan anak

Jika bayi dan anak sudah kembali ke sirkulasi spontan (nadi teraba jelas dan nafas adekuat), maka bayi atau anak tersebut dibaringkan dalam posisi mantap (posisi pemulihan).

Untuk anak usia 1 – 8 tahun, posisi mantap serupa dengan pada dewasa. Untuk bayi:

  1. Gendong bayi dengan lengan penolong sambil menopang perut dan dada sedangkan kepala diposisikan lebih rendah untuk mencegah tersedak karena lidah bayi tersebut atau muntahan yang masuk ke saluran nafas.
  2. Usahakan tidak memblok mulut dan hidung bayi.
  3. Monitor tanda vital, kadar respons, denyut nadi dan pernafasan sampai pertolongan medis datang.

 unduhan (3)

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: