Dr. SILAHUDDIN

Tine Korporis (= Kurap) | 17 Mei 2014

Kurap atau Tinea corporis (ringworm) adalah nama yang digunakan untuk kasus infeksi jamur pada tubuh, tungkai dan lengan. Bagian kulit yang diserang adalah lapisan terluar. Ditandai dengan ruam kemerahan yang melingkar dengan bagian tengah yang lebih cerah.Tinea corporis ini erat kaitannya dengan tine pedis, tinea cruris dan tinea capitis. Dan sering kali ditularkan secara langsung melalui kontak kulit ke kulit dengan orang atau binatang yang terinfeksi.

Gambaran Klinis

Awalnya, kurap ini berupa area kulit yang bersisik yang masih rata bisa kemerahan dan gatal bisa juga terbentuk pustular. Tapi, pada perkembangan selanjutnya, terjadi batas yang agak timbul yang meluas keluar membentuk cicin lingkaran yang kasar, dengan kontur tidak rata menyerupai ular atau cacing. Sedangkan bagian dalamya bisa terlihat lebih terang, bersisik atau ditandai dengan benjolan merah yang tersebar tidak rata.

Tinea-Corporis-from http://www.hxbenefit.com/tinea-corporis.html

Yang kronis lebih cenderung terjadi pada lipatan-lipatan tubuh (karena penyebaran dari tinea cruris). Jika penyebarannya luas, biasanya suka mbandel, susah diobati dan cenderung kambuhan. Kemungkinan ini disebabkan oleh karena berkurangnya ketahanan alamiah dari kulit terhadap jamur oleh karena infeksi ulang dari lingkungan sekitar.Kurap/tinea corporis ini mungkin akut (onset mendadak dan menyebar dengan cepat) atau kronis (ekstensi lambat ringan, hampir tidak meradang, ruam). Hal ini biasanya terjadi pada  daerah yang terekspos (tertular) tetapi juga dapat menyebar dari lokasi yang terinfeksi lainnya.

Ada bentuk lain dari bentuk penyakit jamur yang dikenal dengan Kerion dan Majocchi granuloma. Kerion adalah abses jamur yang meradang disertai pustula dengan sering kali diikuti oleh bintik-bintik satelit. Kadang hal itu membingungkan dengan peradangan oleh sebab yang lain atau bahkan dengan kanker kulit. Sedangkan majocchi granuloma adalah tinea corporis yang melibatkan folikel rambut yang membentuk pustula dan nodul.

Dianosa Banding dari tinea corporis adalah:

Penyebab

Penyebab Kurap/tinea corporis  adalah parasit yang menyerupai jamur yang hidup di sel-sel di lapisan luar kulit. Hal ini dapat menyebar dengan cara berikut:
  • Manusia ke manusia. Kurap sering menyebar dengan langsung, kulit-ke-kulit sebagai hasil kontak dengan orang yang terinfeksi.
  • Hewan ke manusia. Anda bisa terkena kurap dengan menyentuh binatang yang kurapan. Bisa ketika membelai atau menyisir anjing, kucing atau sapi.
  • Obyek ke manusia. Kurap dapat menyebar mela
  • lui kontak dengan benda atau permukaan yang tersentuh oleh orang atau hewan yang kurapan seperti pakaian, handuk, selimut dan seprai, sisir, dan sikat.
  • Tanah ke manusia. Dalam kasus yang jarang terjadi, kurap dapat menyebar ke manusia melalui kontak yang sangat lama dengan tanah yang terinfeksi.

Diagnosa

Diagnosa ditegakkan dengan pemeriksaan mikroskop, kultur dari korek kulit (skin scraping) dan bisa juga dengan biopsi kulit.

Pengobatan

Biasanya tinea corporis yang ringan ini diobati dengan anti jamur topikal. Jika tidak berhasil, bisa dipertimbangkan penggunaan anti jamur oral selama beberapa minggu seperti :

  • Terbinafine

    Untuk dewasa, dosis minum perhari adalah 250 mg selama 1 – 4 minggu. Untuk anak-anak, tablet dihilangkan/disembunyikan dalam makanan (baunya tidak enak):

    – BB 10-20 kg, 62.5 mg per hari

    – BB 20-40 kg, 125 mg per hari 

    – BB >40 kg, 250 mg per hari

  • Clotrimazole dan
  • Itraconazole, 200 mg tiap hari selama 1 minggu atau 100 mg perhari selama 2 minggu.

 

Faktor Resiko

Anda adalah berresiko tinggi terkena penyakit ini, jika:

  • Usia kurang dari 15 tahun
  • Hidup dilingkungan yang lembab, basah dan padat
  • Kontak dekat dengan orang atau binatang yang kurapan
  • Berbagi pakaian, handuk dan selimut dengan orang yang kurapan
  • Berpartisipasi aktif dalam suatu olahraga yang menampilkan kontak kulit ke kulit seperti gulat dan yang semisalnya
  • Memakai pakaian ketat
  • Dalam kondisi imunitas yang lemah

Pencegahan

Pencegahan penyakit ini sulit. Jamur penyebabnya sering dan mudah ditemukan dan bahkan sudah berpotensi menularkan walau belum timbul gejala. Tapi, jangan khawatir, Anda dapat mereduksi resiko dengan langkah-langkah berikut:

  • Edukasi diri dan orang lain. Berhati -hati dari resiko penularan dari mereka yang kurapan. Bagi info kepada anak-anak  tentang bagaimana mengenal dan menghindari kurap/tinea corporis ini.
  • Jaga kebersihan. Cuci tangan sesering mungkin untuk menghindari penyebaran infeksi. Menjaga tempat-tempat umum tetap bersih seperti sekolah, pusat penitipan anak, pusat kebugaran dan ruang ganti.
  • Tetap dalam kondisi dingin dan kering. Jangan gunakan pakaian yang tebal saat udara hangat dan lembab juga hindari berkeringat yang berlebihan.
  • Jauhi binatang yang kurapan. Hewan yang kurapan terlihat pada bebrapa bagian kulitnya yang sebagian bulunya nggak ada. Cek rutin kesehatan hewan peliharan ke dokter hewan (jika memungkinkan).
  • Jangan berbagi barang-barang pribadi.
    Tinea-Corporis from http://www.hxbenefit.com/tinea-corporis.html

 

Sumber:

http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/ringworm/

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: