Dr. SILAHUDDIN

Leptospirosis, penyakit apa itu? | 7 September 2015

leptospirosis6Leptospirosis adalah sebuah penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang disebut Leptospira. Merupakan penyakit zoonosis yaitu penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Penyakit ini mengalami peningkatan jumlah penderitanya pada saat terjadinya banjir. Jika tanpa penanganan yang optimal, leptospirosis dapat membunuh penderitanya. Spektrum gejalanya sangat luas bisa menyerupai penyakit yang lain.

Leptospirosis0002Penyebabnya apa saja?

Hewan liar dan peliharaan (hewan ternak) bisa menjadi penular penyakit ini. Antara lain tikus, sapi, anjing, kambing, babi, kuda dan kerbau. Bakteri Leptospira masuk ke tubuh mereka dan berkembang di ginjal dan ditumpahkan ke air seni binatang-binatang tersebut. Air seni yang telah mengkontaminasi air dan makanan bisa mentransfer kuman leptospira ke tubuh manusia lewat kulit yang luka latau jaringan lendir. Bisa juga ditularkan melalui tanah lembab dan tanaman yang telah terkontaminasi urin binatang yang terinfeksi. Kadang juga kuman bisa melalui objek yang terkontaminasi yang tertelan, serta butiran-butiran air di udara yang terkontaminasi yang  terhirup oleh mnusia.

Gejala klinis

Masuknya bakteri yang ditularkan oleh binatang pembawanya ke dalam tubuh penderita sampai timbulnya gejala klinis (masa inkubasi) membutuhkan waktu kurang lebih 10 hari (2 – 30 hari). Manifestasi klinik bisa ringan sampai berat. Gejala klinis antara lain:

  • Panas mendadak
  • Sakit kepala
  • Mual – muntah dan diare
  • Nyeri perut
  • Nyeri otot betis
  • Mata merah
  • Kekuningan pada mata dan kulit, ini menandai bahwa penyakit masuk pada stadium yang berat.
  • Gangguan kencing sampai tidak keluar air seni (anuria)

Pada pemeriksaan laboratorium dapat ditemukan kelainan pada fungsi liver, gangguan fungsi ginjal sampai gagal ginjal akut.

Cara pengobatannya bagaimana?

Begitu gejala klinik muncul yang diduga kuat adalah leptospirosis, maka segera dibawa ke dokter untuk diperiksa dan dikonfirmasi dengan laboratorium klinik. Jika telah terkonfirmasi (didiagnosa pasti) sebagai Leptospirosis, maka dokter segera memberikan terapi antibotik (obat untuk melawan infeksi bakteri) yang sesuai. Semakin segera mendapatkan antibiotik, semakin efektif pula pengobatannya.

Apa yang harus dilakukan untuk mencegah?

Prinsip pencegahan penyakit leptospirosis ini adalah memutus penularan:

  • Memberikan vaksinasi kepada binatang peliharaan
  • Melindungi kulit yang luka dari objek yang terkontaminasi
  • Desiinfeksi (melakukan pembersihan obyek yang terkontaminasi dengan bahan kimia tertenteu (desinfektan)).
  • Memakai alat pelindung diri dari obyek yang terkontaminasi.
  • Mencegah masuknya tikus ke dalam rumah.
  • Mengurangi populasi tikus dengan bahan pestisida atau alat perangkap.
  • Menjaga kebersihan lingkungan terutama penanganan sampah yang baik dan jauh dari rumah.
  • Hindari berenang, atau beraktivitas di dalam air yang terduga kuat telah terkontaminasi.- Memberikan vaksinasi kepada binatang peliharaan
  • Melindungi kulit yang luka dari objek yang terkontaminasi
  • Desiinfeksi (melakukan pembersihan obyek yang terkontaminasi dengan bahan kimia tertenteu (desinfektan)).
  • Memakai alat pelindung diri dari obyek yang terkontaminasi.
  • Mencegah masuknya tikus ke dalam rumah.
  • Mengurangi populasi tikus dengan bahan pestisida atau alat perangkap.
  • Menjaga kebersihan lingkungan terutama penanganan sampah yang baik dan jauh dari rumah.
  • Hindari berenang, atau beraktivitas di dalam air yang terduga kuat telah terkontaminasi.

Lebih lengkap silahkan baca makalah dari Prof.dr. Mohammad Hussein Gasem berikut:

Gasem MH Manajemen SEVERE LeptoGasem MH LEPTO Boyolali 2017

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: