Dr. SILAHUDDIN

Anda Punya Hipertensi? | 27 Desember 2015

images (10)Apa Penyebab Hipertensi?

Penyebab hipertensi bagi kebanyakan orang masih belum jelas benar. Tapi jarangnya aktivitas, diet yang sembarangan, kegemukan, usia lanjut dan faktor keturunan, semuanya dapat memberikan kontribusi berkembangnya penyakit ini.

Apa itu istilah Sistolik dan Diastolik?

Tekanan darah diukur dengan satuan milimeter air raksa (mmHg). Biasanya tertulis tekanan sistolik per diastolik. Sistolik yaitu tekanan dari darah terhadap dinding arteri saat jantng berdenyut, sedangkan diastolik, yakni tekanan darah di antara denyut jantung. Sebagai contoh, terbaca tekanan darah Anda adalah 120 per 80 atau 120/80. 120 adalah sistolik dan 80 adalah diastolik.

Berapa nilai normal tekanan darah?

The Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure  mengklasifikasikan tekanan darah dalam beberapa kategori:

  • Normal : jika sistolik kurang dari 120 mmHg sedangkan diastolik kurang dari 80 mmHg.
  • Prehipertensi : jika sistolik 120 sampai 139 mmHg dan diastolik antara 80 sampai dengan 89 mmHg.
  • Hipertensi derajat 1 : jika sistolik 140 sampai 149 mmHg dan diastolik antara 90 sampai dengan 99 mmHg.
  • Hipertensi derajat 2 : jika sistolik 150 mmHg lebih dan diastolik 100 mmHg lebih.

Penyakit apa saja yang berkaitan dengan hipertensi?

Beberapa penyakit yang berpotensi menjadi serius berkaitan erat dengan hipertensi, antara lain:

  • Aterosklerosis : Sebuah penyakit pada pembuluh arteri yang disebabkan kaarena terbentunya plaque atau materi berlemak, pada bagian dalam dinding pembuluh darah. Hipertensi berperan dalam pembentukan plak ini dengan cara menambahkan tekanan dan tegangan pada dinding pembuluh darah tersebut.
  • Penyakit Jantung : semua penyakit jantung berikut dikaitkan dengan hipertensi, yaitu:
    • Gagal jantung : jantung tidak cukup adekuat untuk memompa darah.
    • Penyakit jantung iskemik: jaringan jantung tidak cukup suplai darah.
    • Kardiomiopati hipertropi: penebalan atau abnormalitas fungsi otot jantung.
  • Penyakit ginjal : hipertensi dapat merusak pembuluh darah dan fungsi filtrasi dari ginjal sehingga ginjal tidak dapat mengekskresi zat-zat sisa secara tepat.
  • Stroke : hipertensi dapat menyebabkan stroke, baik melalui proses aterosklerosis (yang dapat menyebabkan penyumbatan dan atau gumpalan, pula dengan melemahkan dinding pembuluh darah yang berakibat pecahnya pembuluh darah tersebut.
  • Penyakit mata : hipertensi dapat menyebabkan kerusakan pada pembuluh darah – pembuluh darah kecil pada mata.

Anda punya hipertensi?

Hipertensi biasanya tidak memberikan gejala apapun. Biasanya terdiagnosa oleh tenaga medis profesional saat pemeriksaan rutin. Jika Anda mempunyai keluarga dekat yang menderita hipertensi, atau punya faktor resika yang lain, Anda harus memantau hasil pengukuran tekanan darah Anda.

Jika tekanan darah Anda betul – betul tinggi, saat itulah baru mungkin bisa timbul gejala-gejala nyeri kepala berat, nyeri dada hebat, sulit berjafas, atau sudah merasa berat ketika melakukan aktifitas fisik yang ringan saja. Jika mengalami gejala – gejala tersebut, segera periksa ke dokter untuk evaluasi lebih lanjut.

Pengobatan Hipertensi

Yang utama dari pengobatan hipertensi adalah perubahan gaya hidup. Jika diperlukan, baru dengan obat-obatan. Perubahan gaya hidup di sini meliputi:

  • Penurunan berat badan
  • Menghentikan merokok
  • Diet yang sehat seperti banyak buah dan sayur, protein tanpa lemak, gandum, rendah garam dan lemak.
  • Olahraga aerobik dengan reguler semisal berjalan kaki.
  • Berhenti meminum alkohol.

Jika Anda berusia lebih dari 60 tahun, target tekanan darahnya adalah 150/90 mmHg. Dan target dinaikkan jadi 140/90 jika usia dibawah 60 tahun.

Diet yang tepat

Diet yang sehat dan tepat mengikuti beberapa langkah berikut:

  • Mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak buah, sayuran dan produk susu rendah lemak.
  • Mengurangi konsumsi makanan yang mengandung tinggi lemak jenuh dan kolesterol contohnya makanan yang digoreng.
  • Menambah konsumsi makanan produk gandum, ikan, unggas, dan kacang-kacangan.
  • Sedikit saja mengkonsumsi daging merah, dan manisan.
  • Memperbanyak konsumsi makanan yang mengandung tinggi magnesium, potassium dan kalsium serta rendah natrium.

Obat-obatan penyebab hipertensi

Beberapa obat mungkin akan menyebabkan naiknya tekanan darah antara lain:  amphetamine, methylphenidate, korticosteroid, bebarapa hormon (termasuk pil KB), obat migrain tertentu, cyclosporine, erythropoietin, pseudoephedrine dan ephedrine.

Sumber:

http://www.webmd.com/hypertension-high-blood-pressure/guide/hypertension-frequently-asked-questions

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: